Tempat Nongkrong Dunia IT


You are not connected. Please login or register

Cara Hacking dengan Metasploit Part 1 (Penjelasan)

Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

Apakah itu metasploit ? Sulitkah menggunakannnya ? Saatnya membuka sedikit rahasia para Lamer (Hacker kelas teri) yang seringkali menyombongkan diri, padahal yang mereka lakukan hanyalah menggunakan tools yang dapat digunakan oleh anak SMP sekalipun.

Untuk memberikan gambaran dan mempermudah penjelasan, saya akan memberikan contoh bug pada service DCOM Windows yang dulu sangat populer dimanfaatkan oleh teman-teman SMA saya dengan exploit terpopuler saat itu : KAHT (dimana saya tidak tertarik hacking pada waktu itu) untuk menembus Server Lab sekolah - yang akhirnya ketahuan dan dimarahi guru Lab .Feeling saya sih mereka berusaha mengambil soal ulangan yang diketik di server, dasar anak bandel, heheheā€¦.

Berikut alat-alat praktek yang kita butuhkan pada percobaan kali ini :

1. Sebuah PC yang cukup bertenaga untuk virtualisasi PC.

2. Metasploit Framework, dapat di download disini http://www.metasploit.com/

3. Microsoft Windows NT SP3-6a/2000/XP/2003 yang memiliki bug pada service DCOM.

4. Vmware, dapat di download disini https://www.vmware.com/tryvmware/?eval=workstation-w

Vmware disini digunakan untuk membuat virtualisasi jaringan komputer, sehingga memudahkan anda yang hanya memiliki 1 PC saja dirumah.

Saya akan melompati langkah-langkah menginstall VMware dan juga cara menginstall Windows di VMware, sebab apabila anda tidak mengerti hal tersebut, kemungkinan besar anda juga tidak akan paham yang kita bahas disini.

Sebagai permulaan kita akan memulai dengan mengenal lebih dekat Metasploit Framework. Pada situs pembuatnya dipaparkan secara gamblang tentang apa itu Metasploit framework, dan juga tujuan penggunaannya :

What is it?

The Metasploit Framework is a development platform for creating security tools and exploits. The framework is used by network security professionals to perform penetration tests, system administrators to verify patch installations, product vendors to perform regression testing, and security researchers world-wide. The framework is written in the Ruby programming language and includes components written in C and assembler.
What does it do?

The framework consists of tools, libraries, modules, and user interfaces. The basic function of the framework is a module launcher, allowing the user to configure an exploit module and launch it at a target system. If the exploit succeeds, the payload is executed on the target and the user is provided with a shell to interact with the payload.

Semuanya saya biarkan tertulis dalam bahasa orang bule sebab ada kata-kata yang tidak pas atau tidak bisa dipadankan bila diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia.

Selanjutnya untuk lebih jauh tentang exploit maupun bug pada DCOM service dapat anda search sendiri di google, sebab terlalu panjang jika saya jelaskan disini.

Lihat profil user http://gudang-it.indonesianforum.net

Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik